Beranda Artikel Pelindo l Keliru Berikan Penghargaan TOP KONTRIBUTOR Pada Maersk Line PBP

Pelindo l Keliru Berikan Penghargaan TOP KONTRIBUTOR Pada Maersk Line PBP

234
0

SUMUT,’-KOARNEWS.COM,- Medan Belawan 22 – Januari – 2021

Awak media Mengkonfirmasi FR. Nasution yang belakangan ini kerap menyoroti Kinerja dari salah satu PT. Pelayaran di Belawan yakni PT. Pelayaran Bintang Putih Atau PBP Maersk.

Kasus yang mulai bergulir sejak tahun 2020 yang lalu banyak menyiarkan informasi publik yang menyangkut persolan yang menyeret Perusahan pelayaran yang Baru-baru ini mendapatkan Penghargaan TOP KONTRIBUTOR Tahun 2020 oleh Pelindo l Medan.

FR. Nasution katakan bahwa PT. PBP Maersk Line itu tidak layak mendapatkan penghargaan seperti itu sebab menentukan perusahaan yang layak mendapatkan Penghargaan dari Pemerintah harus di nilai secara objektif sehingga siapa pun yang mendapatkan’nya layak dan pantas dari berbagai macam penilain.

Pemalsuan Tanda Tangan serta penyeludupan Kontainer tanpa izin untuk masuk ke indonesia yang dilakukan perusahaan ini harus’nya menjadi catatan penting untuk Pelindo l menyematkan Penghargaan ini kepada PT. PBP Maersk line. Di tambahkan FR. Nasution belum lagi persolan Memasukan Pekerja Luar Negeri ke Indonesia tanpa izin bekerja cuma menggunakan Visa melancong kesemuan’nya ini adalah Catatan hitam Maersk Line pada tahun 2020 yang lalu.

Bahkan hingga hari ini PT. PBP masih menjalani pemeriksaan terkait laporan Kami LSM LiRA di Sayahbandar Belawan. Saya minta Penghargaan TOP KONTRIBUTOR Itu di Evaluasi kembali karna menurut hemat saya Maersk Line bukan’lah perusahaan yang patuh dengan aturan yang berlaku di Indonesia justru Maersk Line adalah perusahan yang kerap mengangkangi aturan yang ada, pungkas FR. Nasution pada jumpa pers nya.

Terpisah Kuasa hukum Totok selaku Pihak yang di zolimi PT. PBP mengatakan, “Rita Wahyuni SH juga mengatakan hal yang senada dengan Ketua LSM LIRA bahwa ini adalah kekeliruan yang amat besar jika PT. PBP Maersk Line adalah penerima penghargaan dari Perusahaan BUMN, karna hingga saat ini Maersk Line adalah perusahaan dengan segudang masalah khusus’nya kepada klien saya baik dari Pencatutan nama tanpa izin bahkan Pemalsuan tanda tangan semata kepentingan perusahaan jelas hal ini sudah di akui oleh Maersk Line PBP Saudara Herri Santoso di hadapan Otoritas dan syahbandar Belawan tahun lalu, tapi sekarang PT. PBP seolah tak merasa Berdosa dengan kesalahan fatal yang telah dilakukan’nya? tegas Pengacara Kawakan Rita Wahyuni SH pada wartawan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here