Beranda Artikel Ternyata PELTRUS Adalah Oknum Satpam di Kantor DPRD Medan

Ternyata PELTRUS Adalah Oknum Satpam di Kantor DPRD Medan

690
0

SUMUT,’-KOARNEWS.COM,- MEDAN 13 – OKTOBER – 2020

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (KapoldaSu) bersama Polrestabes Medan berhasil menangkap (2) dua Satpam DPRD Medan yang terlibat aksi Pelemparan Batu ke arah pengunjuk rasa saat aksi demo menolak Omnibus Law yang sempat Viral di Media Sosial beberapa waktu lalu.

Pelaku PELTRUS (Pelempar Misterius) ternyata adalah (2) dua orang Satpam yang bekerja di kantor DPRD Medan yang keduanya sekarang sudah diamankan pihak petugas kepolisian, Seprti yang kami realis sebelumnya. Media Terima dari Kapoldasu Irjen Pol. Martuani Sormin dalam jumpa pers nya.

Menurut informasi yang kami himpun bahwasan nya pelaku yang kami juluki sebagai PELTRUS atau pelempar misterius menggunakan batu melempar para pendemo berinisial ABH (23) dan AJ (23).

“Untuk tersangka ABH kita amankan dari Pos I Gedung DPRD Kota Medan pada hari Jumat (9/10/2020) sekira pukul 15.00 Wib. Sedangkan, sekira pukul 20.00 Wib, tersangka AJ juga ikut kita amankan dari Jalan Rakyat Simpang Masjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, Selasa (13/10/2020).

orang Nomor Satu di wilayah PoldaSu ini juga mengungkapkan, “Ditangkap nya kedua satpam DPRD Medan itu berawal dari personel yang mendapatkan informasi tentang adanya pelemparan batu dari lantai 7 Gedung DPRD Kota Medan ke arah ribuan orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa penolakan RUU Omnibus Law di jalan umum, tepatnya di depan Gedung Plaza Palladium Medan.

Kemudian, Aparat Kepolisian ini pun melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan dan interogasi para saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), akhirnya ditemukan bahwa adanya aksi pelemparan batu ke arah massa pengunjuk rasa tersebut atau lazim kami sebut PELTRUS.

Ditambahkan Martuasah, pada Kamis (8/10/2020) lalu sekira pukul 08.00 Wib, tersangka ABH sedang melaksanakan tugas. Atau lain kata ABH sedang piket tugas sebagai Security di kantor DPRD Medan. melihat reaksi pendemo yang semakin panas bahkan kata ABH pendemo juga melakukan pelemparan ke gadung DPRD itu alasan nya ABH dan temannya melakukan balasan.

“Setelah itu, sekira pukul 14.00 Wib, tersangka ABH ini naik lift dari lantai parkiran mobil menuju lantai VI Gedung DPRD Kota Medan bersama dengan tersangka AJ. Sesampainya di lantai VI, keduanya pun berjalan dari tangga naik ke lantai 7 dan langsung melakukan pelemparan dengan menggunakan Batu-bata ke arah puluhan orang yang sedang melakukan aksi unjuk rasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menegaskan, pelaku pelemparan batu misterius atau Peltrus dari atas Gedung DPRD saat aksi demo menolak Omnibus Law bukan polisi.

Terpisah Media juga meminta tanggapan oleh praktisi hukum kota Medan Ibu Rita wahyuni SH. Rita SH katakan “Apa yang dilakukan TSK itu sangat tidak beralasan. ini adalah sikap yang tidak terpuji, utuk itu saya berharap Penegak Hukum harus tegas memberikan hukuman yang setimpal bagi pelakunya, Anarkisme tak bisa di toleran di dalam hukum Lebih-lebih dilakukan kepada pihak pendemo dalam menyampaikan Aspirasi nya. Tandas Rita wahyuni SH pada media. (Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here